Bansigom Donja keu Aceh

Cara Norwegia layani rakyat

Cara Norwegia layani rakyat
Rate this post

Foto Muhammad Armiyadi Signori

Senin 23/01/2012

Oleh; Muhammad Armiyadi Signori

Pernahkan sopir bus atau angkutan umum lainnya menolak pembayaran tiket dan mempersilakan anda naik angkutan mereka secara gratis atau pernahkan perusahan penyalur listrik membayar kerusakan kulkas anda karena aliran listrik mereka yang tidak berkualitas atau pernahkan instansi penyalur air bersih membayar ganti rugi karena ketiadaan air dirumah memaksa anda pergi ke kantor tanpa mandi pagi ?

Berikut ini beberapa fakta menarik tentang pelayanan publik dan tanggung jawab pemerintah terhadap rakyatnya, yang saya dapatkan selama kuliah di Norwegia bersama empat mahasiswa asal Aceh lainnya, Samarullah Hamid, Aya Afya, Puji Astuti dan Ariyani Ibrahim.

Untuk bus dalam atau antar kota, berangkat dari terminal dan singgah di halte sesuai jadwal yang telah ditentukan, kalau bus tersebut, karena sebab tertentu, terlambat berangkat atau tiba pada halte tunggu, maka kompensasinya mereka akan mempersilakan anda naik bus tanpa meminta uang tiket.

Bila suatu waktu, mesin pembayaran yang berada di samping sopir “ngadat”, maka anda pemegang tiket isi ulang pra bayar juga akan naik bus gratis, tidak perlu membayar dengan menggunakan uang cash.

Untuk para pejalan kaki atau pemakai sepeda, mereka bisa melakukannya dengan tenang, tanpa was-was akan tertabrak atau kecelakaan lainnya, karena tersedia jalan khusus untuk mereka di samping jalan besar ( jalan untuk pejalan kaki atau pesepeda terpisah dari jalan untuk mobil).

Mengenai air, yang disalurkan kerumah-rumah, ini benar-benar bersih, bisa langsung diminum, mereka tidak memerlukan air mineral isi ulang. Pasokan listrik juga sangat cukup, tidak masalah dengan peningkatan kebutuhan pada musim dingin.

Listrik mereka dihasilkan dari tenaga air, walau Norwegia merupakan negara penghasil minyak. Kompensasi seandainya pasokan air atau listrik bermasalah, saya belum tahu karena belum pernah mengalaminya.
Bila masyarakat mengurus sesuatu di kantor pemerintah, dijamin akan mendapatkan pelayanan yang prima, bila petugas kantor tersebut membutuhkan foto kopi berkas, mereka akan memfoto kopi sendiri, jika butuh phasfoto mereka akan memfoto sendiri.

Jika surat yang diurus membutuhkan waktu proses sedikit lama, mereka tidak perlu menunggu atau datang lagi pada hari yang lain, karena surat tersebut akan dikirim ke rumah melalui pos dan ini juga gratis.
Lamanya kerja perhari hanya 8 jam dan 5 hari perminggu, sabtu dan minggu libur. Jika bekerja lebih dari itu, maka majikan (swasta atau pemerintah) harus membayar gaji lembur. Jumlah jam kerja dan gaji harus dilaporkan oleh majikan kepada pemerintah.

Bila anda wanita hamil, berbahagialah. Selain negara menggratiskan biaya pemeriksaan kehamilan, persalinan dan memberi uang untuk bayi, anda juga akan mendapatkan cuti hamil selama satu tahun. Untuk para suami tidak perlu iri, karena anda juga akan mendapatkan cuti selama 3 bulan.

Untuk para remaja, pemerintah kota menyediakan Ungdom club (klub remaja), ini merupakan tempat berkumpul, beraktifitan dan mengembangkan bakat bagi remaja, ditempat ini tersedia berbagai sarana olah raga dan hiburan seperti, seperti bola basket, bilyar dan alat musik yang lengkap, juga disediakan pengawas dan pembimbing. Semua fasilitas ditempat ini gratis.

Untuk urusan pendidikan, selain gratis, pemerintah juga telah memberi gaji yang cukup untuk dosen dan staf administrasinya, jadi mereka selalu siap untuk mahasiswa, dosen selalu tersedia di tempat, mereka sepertinya tidak mempunyani banyak pekerjaan, tidak perlu mengajar di banyak kampus.

Bila mahasiswa mengurus surat pada bagian administrasi, surat akan siap dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, karena petugas administrasi akan langsung menyiapkan dan menanda- tanganinya, tidak perlu menunggu tanda tangan kepala bagian atau dekan (kecuali surat sangat penting).

Selain internet, kampus juga menyediakan dan membebaskan pemakaian komputer, mesin scan dan foto kopi kecuali buku ( di Norwegia menfoto kopi buku adalah kejahatan).

Memang kurang “nyambung” membandingkan Norwegia dengan negara kita, yang satu terbaik dunia dan yang satunya lagi terkorup, namun semoga saja ada hal baik dan sederhana yang bisa kita tiru.

Muhammad Armiyadi Signori adalah Staf Rumah Sakit Jiwa Aceh, Aktivis world Achehnese Association.

Cara Norwegia layani rakyat
Rate this post
0

Loading Facebook Comments ...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...