Bansigom Donja keu Aceh

Delegasi GAM Ke Finlandia, Tinggalkan Swedia melalui Belanda

Delegasi GAM Ke Finlandia, Tinggalkan Swedia melalui Belanda
Rate this post
Robongan delegasi berfoto bersama Wali Nanggroe(Foto Muzakkir Abdul Hamid).

Denmark Jumat 09 January 2009

Rombongan Delegasi dari Aceh di ketahui meninggalkan Swedia Jumat 09 Januari 2009. Rombongan ini adalah para Delegasi GAM dari Aceh yang telah ikut serta dengan pimpinan GAM ( Gerakan Aceh Merdeka ) di Swedia, dalam rangka pertemuan round table meeting ke-6 di Helsinki, Finlandia, pada 4-5 januari 2009, sebagai tindak lanjut proses pelaksanaan MoU (Memorandum of Understanding) yang di tanda tangani oleh GAM ( Gerakan Aceh Merdeka ) dan RI (Pemerintah Indonesia) untuk mewujudkan perdamaian abadi di Aceh.

Para wakil-wakil GAM dari Aceh yang akan berpamitan dengan Deklamator GAM ( Gerakan Aceh Merdeka ), Tengku Hasan di Tiro tulis Muzakkir Abdul Hamid (Pembantu Tgk Hasan di Tiro) yang di terima World Acehnese Association ( WAA ) adalah Muzakkir Manaf (Ketua Partai Aceh), Yahaya Mua`z (Sekjen PA), Ibrahim Syamsuddin (Juru Bicara KPA), Zakaria Saman dan Kamaruddin (Aburazak).

Delegasi tersebut akan berangkat ke Aceh dengan KLM (Pesawat Maskapai Belanda ) atau lebih dikenal ” kapai Endatu ” via Amsterdam, Belanda, Kuala Lumpur dan seterusnya ke Aceh.

Rasanya ada sesuatu yang bermakna bagi para pemimpin-pemimpin GAM di Aceh bisa singgah dan melintas di Belanda kali ini, ketika diminta tanggapan Nek Hasan salah seorang aktifis WAA di Denmark, menurutnya Belanda adalah salah satu Negara yang sangat penting bagi Aceh, karena kehadiran mereka di Aceh sewaktu masih dibawah kuasa Raja-raja serta kepergian mereka nyakni Belanda (Holand) waktu itu dari Aceh, telah meninggalkan berbagai masalah hingga saat ini bagi seluruh rakyat Aceh, kita berharap ada satu hikmah yang baik atas kepulangan Delegasi GAM ke Aceh melalui Negara Pieter Feith yang pernah mengetuai AMM ( Aceh Monitoring Mission ) di Aceh itu.

Kunjungan Petinggi GAM ke Swedia pada selasa malam 06 Januari 2009 setelah sehari berkhirnya pertemuan di Helsinki, Finlandia, salah satunya adalah untuk melaporkan hasil Pertemuan yang telah berlangsung dua hari di Helsinki tersebut, sekaligus bersilaturrahmi dengan para pemimpin GAM di luar Negri.

Menurut informasi yang sampai ke World Acehnese Association ( WAA ) Pertemuan round table meeting ke-6 di Helsinki ini adalah atas undangan IPI/Interpeace.

Tengku Hasan di Tiro yang juga dikenal dengan Wali Nanggroe di beritau juga mendapat kunjungan dari Juha Cristensen ( IPI/Interpeace ) pada rabu 07 Januari 2009 di kediamannya di Swedia.

Ibrahim Syamsuddin atau lebih dikenal dengan Ibrahim KBS ( Juru Bicara KPA ) ketika dihubungi World Acehnese Association ( WAA ) di Swedia mengatakan , Pada awalnya kami bersama rombongan dari Aceh ingin mengunjungi beberapa negara Eropa seperti Denmark dan Norwegia, dimana terdapat ratusan orang Aceh yang tinggal di sana sejak konflik dan kekerasan terjadi di Aceh, namun karena keterdesakan waktu sehingga kunjungan tersebut di tiadakan kali ini.

Bagi kami World Acehenese Association ( WAA ) menilai pertemuan yang baru saja selesai di laksanakan di Helsinki adalah satu hal yang baik, untuk keberlanjutan perdamaian di Aceh, apa lagi di Aceh dalam beberapa bulan ini akan ada pemilu yang juga di ikut sertakan oleh Partai Lokal, yaitu partai yang lahir setelah adanya perjanjian damai pada 15 agustus 2005 di Helsinki, Finlandia. Maka dengan itu kami seluruh jajaran WAA di seluruh dunia berharap agar pemerintah bisa terus memberi rasa aman dan damai kepada masyarakat. Menurut kami Kedamaian dan keamanan sangat tidak tergantung pada banyaknya jumlah tentara yang di tempatkan di kampung-kampung, akan tetapi hal ini sangat tergantung pada sejauh mana implementasi MoU dilapangan oleh pemerintah dan tingkat kesejahteraan yang menyeluruh.

Mukarram
World Acehnese Association ( WAA )
Ban sigom donja keu Aceh !

Delegasi GAM Ke Finlandia, Tinggalkan Swedia melalui Belanda
Rate this post
0

Comments

comments


Comments to Delegasi GAM Ke Finlandia, Tinggalkan Swedia melalui Belanda

Loading...

15. December 2017

Clear all