Bansigom Donja keu Aceh

Masyarakat Aceh Di Denmark Ucapkan Selamat Untuk ZIKIR

Rate this post

Kutipan Berita dari WartaAceh.com

Banda Aceh – Ucapan selamat terus berdatangan dari berbagai penjuru dunia buat pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf atas pelantikannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh untuk periode 2012-1017 yang baru beberapa hari lalu dilantik.

Hari ini Minggu (01/07/2012) WartaAceh.com menerima rilis yang dikirimkan Ketuha Masyarakat Aceh di Denmark Johan Makmor Habib Abdul Gani, yang berisi ucapan selamat buat pasangan ZIKIR.

Dalam rilisnya itu, Johan Makmor Habib Abdul Gani yang mewakili masyarakat Aceh di Denmark mengatakan, sebagai rakyat Aceh patut mengucapkan selamat kepada mereka yang terpilih.

“Saya yang mewakili dari yang terwakili rakyat Aceh di Denmark, dengan ini mengucapkan, selamat bertugas kepada Bapak Gubernur Zaini Abdullah dan Bapak Muzakir Manaf dan selamat juga kami ucapkan kepada Ibu Gubernur dan kepada Ibu Ibu Wagub,” tulisnya.

Seraya mengingatkan bahwa perjuangan yang telah dilalui bukanlah mudah, banyak nyawa, harta dan darah yang sudah hilang, demi Aceh yang bermartabat.

“Harapan kami semoga pemimpin Aceh yang sekarang ini bisa membawa Aceh ke ara yang lebih maju dan bermartabat,” serunya.

Menurut warga Aceh yang telah beberapa tahun bermukim di Denmark ini, bahwa sejak penanda tanganan MoU di Helsinki Aceh telah berubah banyak, ini bisa dlihat dari segi pembangunan dan cara berpikir rakyatnya.

“Semoga kedepan pemimpin Aceh bisa membangun Aceh lebih lagi dari sebelumnya dan bisa memimpin rakyatnya lebih maju lagi baik di bidang moral dan mental,” harapnya.

Hal yang mengejutkan, Johan mengatakan bahwa rakyat Aceh saat ini banyak yang sakit jiwa.

“Mengaku atau tidak rakyat bapak banyak yang sedang sakit jiwa, jadi tugas bapak sangatlah berat untuk menyembuhkan rakyat bapak yang sedang sakit ini. Kami yakin sekali dengan pengalaman dan ilmu yag ada pada bapak, rakyat yg sakit jiwa ini akan bisa di sembuhkan,” sindirnya.

Menurut Johan, Rakyat Aceh butuh pemimpin yang bisa dipimpin, rakyat Aceh butuh pemimpin yang mau mendengar, rakyat Aceh butuh pemimpin yang tidak hanya bisa memberi kata penutôh, tapi bisa menerima penutôh. Seraya meyakini jika pasangan ZIKIR adalah orang yang tepat dalam hal ini. Sebab itu jugalah rakyat Aceh telah memilih mereka sebagai pemimpin.

Rakyat Aceh di Denmark juga berharap perjanjian Helsinki supaya tetap konsisten dilaksanakan secara menyeluruh, karena menurut mereka perjanjian yang terlah ditanda tangani di Helsinki tanggal 15 September 2005 yang kini sudah 7 tahun, tapi menurut mereka belum dilaksanakan sesuai dengan isi perjanjian tersebut.

“Kami harap bapak bisa berpikir lebih lagi tentang masalah itu, sebelum perjanjian itu akan menjadi kertah Cina,” ungkapnya.

Sementara itu menurut mereka, Undang Undang Pemerintah Aceh yang sekarang ini tidak sesuai dengan inspirasi rakyat Aceh, sebab UUPA itu bukanlah UUPA tetapi UUTPA (Undang Undang Tentang Pemerintah Aceh), secara hukum kata ”TENTANG” ini menerangkan kedudukan/neuduek Aceh dalam NKRI, tapi bukan Undang Undang Pemerintah Aceh yang orang inginkan.

“Kami rakyat Aceh di Denmark masih memegang kata-kata Tgk Malik Mahmud yang bahwa UUPA yang sekarang harus di tolak mentah-mentah. Kami belum menerima satu patah katapun dari beliau untuk menerima UUPA yang sekarang. Jadi wajarlah kami tidak setuju dan selalu protes atas kehadiran UUPA yang ada sekrang ini,” serunya.

Seraya manambahkan, “Kami berharap agar bapak sebagai pemimpin Aceh bisa merivisi kembali UUTPA yang ada sekarang, agar benar-benar menjadi UUPA yang hakiki, dan kelak anak cucu kita agar tidak menggap kita juga sakit jiwa,” ungkapnya, seraya mengatakan bahwa mereka masih setia seperti dulu, dan tetap mau membantu Aceh jika diperlukan.

“Sejak berakhirnya Rapat Sigom Donja di Denmark tahun 2005 kami sangat merindukan kehadiran pemimpin kami. Kami yakin ketidak sempatan atau kesibukan yang membuat pemimpin kami tidak pernah hadir lagi untuk bersua dengan kami di Denmark. Sebagai ketua Masyarakat Denmark, saya mempelawa pemimpin Aceh untuk datang ke Denmark,” tulisnya penuh harap di akhir rilis yang kami terima.[]

Rate this post
0

Loading Facebook Comments ...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...