Bansigom Donja keu Aceh

Mengatasi kondisi Lingkungan Aceh, 22 Pemimpin Muda Aceh di latih Pembangunan Berkelanjutan

Mengatasi kondisi Lingkungan Aceh, 22 Pemimpin Muda Aceh di latih Pembangunan Berkelanjutan
Rate this post
22 Pemimpin Muda Aceh di latih Pembangunan Berkelanjutan oleh Yayasan Pembangunan Berkelanjutan (YPB) [Foto/Mohd yy Dinar].

Sabtu 29/01/2011

Mengatasi kondisi Lingkungan Aceh,
22 Pemimpin Muda Aceh di latih Pembangunan Berkelanjutan.

BANDA ACEH – Sebanyak 22 orang pemimpin muda Aceh mengikuti pelatihan Bridging Leadership Program (BLP) atau Program Penguatan Pemimpin Muda tentang Pembangunan Berkelanjutan. Para pemimpin muda tersebut berasal dari 3 Kabupaten, yaitu kabupaten Aceh Jaya, Aceh Besar dan Pidie. Peserta pelatihan terdiri dai pemimpin – pemimpin muda, baik formal maupaun informal, terdiri dari 13 laki – laki dan 9 perempuan.

Dalam pelatihan ini peserta mendapatkan materi tentang pembangunan berkelanjutan yaitu pembangunan yang memikirkan kebutuhan generasi yang akan datang agar lebih baik atau sama dengan generasi saat ini. Dalam melakukan pembangunan tersebut, manusia pasti akan memanfaatkan alam sebagai sumberdaya, dan menghasilkan limbah. Sumberdaya yang di ambil untuk pembangunan berasal dari alam, limbah yang dihasilkan oleh manusia juga dibuang kembali ke alam.

Karena selalu berhubungan dengan alam dalam pembangunan, peserta di latih untuk memahami batasan – batasan dalam memanfaatkan alam, dimana alam telah menyediakan sumberdaya alam yang tumbuh dengan sendirinya, serta alam memiliki kemampuan untuk tumbuh kembali dan memurnikan diri.

Peserta mendapatkan latiahn tentang hokum – hokum keberlanjutan, yang di kenal dengan hokum Herman Dally.

Dalam melakukan pembangunan, kita di batasi oleh hukum – hukum alam, yaitu :

1.Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat diperbaharui, penggunaannya tidak lebih cepat dari kemampuan alam tumbuh kembali.

2. Sumber Daya Alam (SDA) yang tidak dapat diperbaharui, menggunakannya sehemat mungkin, sampai ditemukan penggantinya dari sumberdaya alam yang dapat diperbaharui.

3. Limbah yang dibuang kealam, tidak lebih cepat dari kemampuan alam untuk memurnikan diri.

Pelatihan yang berlangsung selama 7 hari dari tanggal 22 – 27 Januari 2011 diadakan oleh Yayasan Pembangunan Berkelanjutan (YPB), dengan menghadirkan narasumber Anilawati Nurwahidin dan Fictor Ferdinand, yang telah bekerja dalam melakukan pembangunan berkelanjutan, dan di bantu oleh para alumni – alumni BLP angkatan 1, 2, dan 3.

Setelah pelatihan ini peserta diharapkan dapat menerapkan hukum – hukum berkelanjutan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan di daerahnya masing – masing, sehingga pembangunan di Aceh dapat memenuhi kualitas hidup masyarakat setinggi mungkin, dengan mengorbankan alam serendah mungkin.

Mohd yy dinar,
Training Koordinator
Bridging Leadership Program (BLP)
Yayasan Pembangunan Berkelanjutan (YPB)

Sumber: Group (GreenAcehCommunity)

Mengatasi kondisi Lingkungan Aceh, 22 Pemimpin Muda Aceh di latih Pembangunan Berkelanjutan
Rate this post
0

Comments

comments


Loading...

24. November 2017

Clear all