Bansigom Donja keu Aceh

Selamat Tiga Tahun Perdamaian Aceh

Selamat Tiga Tahun Perdamaian Aceh
Rate this post
Foto bersama di sebuah Conference of the ASEM Education Hub Thematic Network on Peace and Conflict Studies pada 31 August 2007 di Kopenhagen , Denmark . Dari kiri Adnan Daud, Tarmizi Age (Rakyat Aceh di Denmark), President Martti Ahtisaari,Ph.D. (President of Finland 1994-2000, Incuding the Aceh Peace Talks, Tengku Ismail (Keturunan Raja Pathani di Swedia)].

Demark Kamis 14 Agustus 2008 – Kami atas nama World Acehnese Association ( WAA ) mengucapkan selamat tiga tahun Perdamaian Aceh, semoga perdamaian ini terus berkekalan dan menjadi medan tempur baru untuk rakyat Aceh dalam berusaha agar tercapainya cita-cita besar yang telah kita perjuangkan sejak sekian lama, yaitu hidup sejahtera, aman dan damai, bebas, demokrasi dan mandiri.

Bagi kami perdamaian bukanlah halaman terakhir dari apa yang telah terjadi sehingga kita hanya perlu melihat kedepan dan melupakan apa yang pernah terjadi di belakang.

Tiga tahun sudah Perdamaian Aceh sejak di tanda tangani di Helsinki, Finlandia pada 15 agustus 2005 berjalan, tapi masih tetap saja pengadilan Hak Asasi Manusia yang di janjikan akan di bentuk untuk Aceh belum juga lahir.Anngota GAM masih di terus di tahan di Penjara- penjara Indonesia, Undang-Undang Pemerintah Aceh belum juga di betulkan kembali sesuai amanah MoU, Undang-undang tentang penyelenggaraan Pemerintah di Aceh masih terus di perdebat di jakarta, salah satunya dengan percubaan mendukung kegiatan pembentukan propinsi baru di Aceh, jelas sekali dalam artikel MoU disebut : 1.1.4.Perbatasan Aceh merujuk pada perbatasan 1 juli 1956.
Perdamaian yang kuat haruslah memenuhi semua kriteria yang telah di sepakati bersama oleh pihak yang telah menandatangani perjanjian Nota Kesepahaman tersebut.

Perdamaian Aceh bukan hanya memotong senjata GAM ( Gerakan Aceh Merdeka ), tapi damai yang menyeluruh agar damai bisa berkelanjutan dan berberkekalan.
Damai Jangan setengah-setengah, karena ini akan sangat berbahaya terhadap masa depan Aceh dan generasinya.

Kami ingin perdamaian Aceh di rasakan oleh seluruh rakyatnya, Kami berharap perdamaian ini tidak di perdagangkan untuk kepetingan tertentu, sehingga nantinya bisa terlihat ada pelaksanaan di Aceh yang tidak sesuai dengan perjanjian di Finlandia, ini yang kami khawatirkan.

Maka dengan itu kami meminta kepada semua pihak yang terlibat dengan perdamaian Aceh untuk menuntaskan Proses damai Aceh sesuai dengan artikel-artikel yang telah di tuangkan dalam MoU, tidak terlalu dini untuk dikatakan sudah masanya meluruskan semua yang keliru atau yang tidak sesuai dengan MoU.

Kepada seluruh Rakyat Aceh agar tetap memelihara perdamaian sekaligus mengontrol pelaksanaan prosesnya agar Perdamaian Aceh sesuai dengan perjanjian dan berada pada garisnya.

Fjerritslev, Denmark 14 Agustus 2008

Tarmizi Age
World Acehnese Association (WAA)
Ban sigom donja keue Aceh!

Selamat Tiga Tahun Perdamaian Aceh
Rate this post
0

Comments

comments


Loading...

15. December 2017

Clear all