Bansigom Donja keu Aceh

WAA Rumuskan Rekomendasi

WAA Rumuskan Rekomendasi
Rate this post

PRESS RELEASE – WAA yang lahir Denmark dan telah memiliki perwakilan di beberapa Negara di dunia seperti Norwegia, Jerman, Canada, Amerika, Finlandia, Sudan, Mesir, Abu Dhabi, Kuwait, Australia, Yaman dan Paraguay, telah sukses mengadakan Silaturahmi World Achehnese Association I yang berlangsung pada 3-4 Oktober 2009 di Fjerritslev, Denmark

3444224DCSilaturahmi yang dihadiri oleh masyarakat Aceh yang berdomisili di Denmark, delegasi WAA Noerwegia, Firlandia dan Jerman, Mahasiswa Aceh di Oslo dan juga perwakilan civil society dari Aceh (Aceh Institute, Pusat Penguatan Perdamaian 3P, Law Firm) dibagi kedalam lima komisi diskusi terfokus.

Komisi- komisi tersebut antara lain Komisi I yang membahas bidang kesejahteraan masyarakat; Pendidikan, Kesehatan dan Pengurangan Kemiskinan. Komisi II membidangi sektor Hukum dan Politik, Demokrasi dan KKR, sementara Komisi III berwenang membahas bidang Ekonomi dan Investasi, Pariwisata dan Kerja sama luar negeri. Komosi IV Bidang Agama dan Budaya, dan yang terakhir adalah Komisi V yang membidangi Pemerintahan: Kualitas Pelayanan Publik Yang Berkelanjutan Dan Penguatan Komunikasi Antar Pemerintah Dan Masyarakat Aceh

Telah menghasilkan rekomendasi- rekomendasi penting salah satunya dibukanya perwakilan resmi Pemerintah Aceh (Rumoeh Aceh) di luar negeri, Eropa, Amerika, Timur Tengah, Asia Tenggara, untuk menjalin kerjasama di bidang budaya, pariwisata, pendidikan, lingkungan hidup, penanggulangan bencana, investasi – perdagangan, pemuda dan olah raga, lebih lengkapnya (lihat lampiran), yang di kirimkan kepada Pemerintah Aceh, DPRA, seluruh Kepala Daerah tingkat Kabupaten/ Kota di Aceh, Pimpinan GAM, Presiden RI, CMI, Uni Europa dan juga media, untuk mendorong percepatan pembangunan Aceh segala bidang.

’WAA selangkah lebih cepat karena di saat pelantikan anggota legislative baru DPRA masa jabatan 2009- 2014 di Aceh, akan tatapi Silaturahmi WAA Ban Sigom Donja I telah berhasil merumuskan rekomendasi- rekomendasi potensial kepada Pemerintahan Aceh yang bisa di program kan untuk dilaksanakan dalam segala bidang demi percepatan pembangunan berkesinambungan di Aceh’ ucap Khairul Fajri Yahya yang turut hadir mewakili WAA Jerman.

Jalannya acara
Adapun acara yang di mulai pada pukul 09:30 waktu Denmark, di buka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang kemudian di lanjutkan dengan pidato oleh Tarmizi Age selaku kordinator WAA, Tarian Ranub Lampuan dan beberapa tarian Aceh lainnya menjadi hiburan tersendiri di hari pertama silaturrahmi. Kemudian para peserta mendengarkan pandangan umum mengenai Aceh yang di paparkan oleh Tgk Qadir Hasballah (Norwegia), Aiyub Ilyas (Student Aceh di Oslo), Iqbal (Finland), Khairul Fajri Yahya (Jerman), Fachrul Razi (3P Aceh), Makmor Habib Abdul Ghani (Denmark), Sulaiman Ilham (Norwegia), Lukman Age (Direktur Aceh Institute), Fajran Zain (Manajer Analisis Aceh Institute), dan J. Kamal farza (Law Firm).

Perdebatan hebat terjadi di setiap komisi yang berakhir dengan presentasi hasil diskusi komisi yang berakhir pada pukul 21:30 malam.

Acara yang di moderatori oleh Ishak Yusuf juga berlangsung alot pada hari kedua di mana di rumuskannya rekomendasi-rekomendasi kusus untuk di berikan kepada stakeholder yang terlibat dalam perdamaian Aceh.

Tarian Saman menjadi hiburan penutup yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang menandakan Silaturrahmi WAA Bansigom Donja Pertama di tutup dengan resmi pada pukul 15:30.

WAA mengharapkan dengan telah di laksanakan nya Ban Sigom Donja Pertama maka akan terus ada Ban Sigom Donja Kedua dan Ketiga supaya masyarakat Aceh di seluruh dunia akan terus memikirkan bersama bagaimana supaya Aceh lebih cepat maju dalam segala bidang.

Salam Perdamaian

Fjerritslev, Denmark
Selasa 06 Oktober 2009

Tarmizi Age/Mukarram
World Achehnese Association (WAA)
Ban sigom donja keu Aceh!

WAA Rumuskan Rekomendasi
Rate this post
0

Comments to WAA Rumuskan Rekomendasi

Loading Facebook Comments ...
  • Pue man hase dari Acara WAA-ACEH njang di peuduk di Denmark ban2 njoe?

    Aneuk Aceh 6. October 2009 13.32 Reply
  • Salam sejahtera kepada semua anggota WAA, mau pun yg turut hadir pada acara silaturrahmi WAA, dan kepada seluruh masyarakat Aceh yg berada dimana saja. kita perlu ketahui bahwa saat ini kedamaian sudah berada disekeliling kita, maka pergunakan kesmpatan itu dengan sebaik-baik nya,mari kita bersatu padu bahu membahu untuk membangun masa depan Aceh ke arah yg lebih baik, semenjak puluhan tahun silam Aceh hampir tengelam tinggal sebuah nama, namun dengan semangat kegigihan orang Aceh belum pernah pudar dan sampai saat ini Aceh kembali berdenyut di jantung dunia, kita bahwa begitu pahit melalui sebuah sejarah dan peradaban . Namun disebalik semua itu ada hikmah nya masing-masing yg bisa membuat kita supaya semakin dekat kepada sang pencipta. wahai bangsaku buka matalah mu lihat kearah masa depan demi anak cucu kita, jangan biarkan lagi mereka-mereka menitis air mata, kita masih punya kesempatan selagi kita masih mampu bertahan merangkak walaupun dalam keperihan suka dan duka telah kita lalui bersama, agar semuanya itu menjadi sebuah pengalaman dan menjadi guru dalam membimbing anak bangsa. sejarah tidak bisa dilupakan.

    Nb:
    biarpun sudah lahir nya berbagai rekomendasi-rekomendasi dari pada hasil musyawarah WAA, tanpa kerja sama dari segenap lapisan rakyat Aceh maka rekomendasi tersebut hanya sia-sia saja, dan WAA perlu dan sangat penting harus bisa berkerja sama dengan organisasi-organisasi lain nya yg turut memperhatikan masa depan Aceh ke arah yg lebih baik. itu harapan kita semua untuk masa yg akan datang. segala sesuatu harus berdasarkan dengan keihlasan dan berusaha semampu mungkin. karena berbuat lebih berkesan dari pada berkata.

    Ridwan Jalil
    aktivis WAA.

    Ridwan Jalil 7. October 2009 14.20 Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...